Monday, July 18, 2011

Aly Cissokho Kian Pasti Ke Liverpool

Aly Cissokho

Ketertarikan Liverpool terhadap Aly Cissokho sudah masuk dalam tahap yang lebih serius lagi.

Segala upaya telah dilakukan pihak the Reds demi mendapatkan tanda tangan pemain milik Lyon tersebut. Kabarnya, pihak Liverpool sedang mengadakan negosiasi lanjutan dengan kubu klub Ligue 1 Prancis ini dan diharapkan kesepakatan dapat terjalin dalam waktu dekat ini.

Le Parisien sendiri sempat mengungkapkan kalau Liverpool sudah di ambang mendapatkan jasa bek kiri andalan mereka itu dengan bujet sebesar €10 juta.

Cissokho telah tampil sebanyak 60 kali bagi Lyon dan juga sudah menembus tim inti Prancis di bawah kepelatihan Laurent Blanc.

Alasan skuad arahan Kenny Dalglish ini mengalihkan pandangan mereka ke Cissokho lantaran gagal mendapatkan tenaga fullback Arsenal yang telah merapat ke Manchester City, Gael Clichy.

Start Bagus Jadi Kunci Liverpool Musim Depan

Jamie Carragher

Liverpool punya ambisi besar untuk kembali ke persaingan papan atas Liga Inggris musim depan. Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, The Redsharus memulai kompetisi dengan hasil bagus.

"Kita akan melihat bagaimana musim berjalan tapi kami tahu kalau ada ekspektasi di sana. Kami seperti klub lain yang ingin bekerja dengan baik," sahut Jamie Carragher di situs resmi klubnya.

Kebangkitan Liverpool usai kedatangan Kenny Dalglish memang mencuatkan kembali keyakinan pendukung klub tersebut kalau tim kesayangannya bakal bisa kembali bertarung di papan atas atau bahkan berkompetisi jadi juara. Dengan aktivitas di bursa transfer yang cukup aktif,The Reds berpeluang jadi penantang serius juara musim depan.

Namun untuk bisa mewujudkan hal tersebut langkah The Reds sudah harus mulus sejak awal. Artinya Steven Gerrard cs harus memulai pertandingan Premier Leaguedengan kemenangan. Itu dianggap Carra akan sangat krusial dalam pertandingan berikutnya hingga akhir musim.

"awal musim adalah saat di mana hal bisa menghancurkan Anda dan jika Anda tidak mendapatkan hasil bagus di awal kami harus fokus demi mendapat hasil bagus atas Sunderland, memastikan kami dapat tiga poin dan dari sana kami bisa berangkat."

"Semuanya dalam kondisi baik dan orang baik bilang kalau musim lalu Liverpool hampir lolos ke Eropa dan naik di papan klasemen, tapi standar kami terus naik dan karena itulah kami ingin melakukan lebih baik lagi," tuntas bek senior itu.

Kuyt: Liverpool Lebih Menjanjikan!

Dirk Kuyt Dirk Kuyt of Liverpool in action during the UEFA Europa League Round of 32 2nd leg match beteween Liverpool and Sparta Prague at Anfield on February 24, 2011 in Liverpool, England.
Dirk Kuyt

Hanya bisa mengantar Liverpool finis di posisi enam pada musim lalu, bukan hasil yang membahagiakan bagi Dirk Kuyt. Wajar saja, sudah dua musim berturut-turut Liverpool terlempar dari empat besar.
 
Padahal di musim 2008-2009, The Reds finis di posisi runner-up di bawah Manchester United dengan perbedaan empat poin. (United 90, Liverpool 86).Sayang, situasi berubah drastis di musim selanjutnya. Kuyt cs terseok-seok di papan tengah dan mengakhiri kampanye di posisi enam.
 
Sejumlah persoalan membelit Liverpool dituding menjadi biang keladi kegagalan. Mulai dari hengkangnya sejumlah pilar seperti Xabi Alonso dan Mascherano, serta pelatih Rafael Benitez. Belum lagi masalah kemelut kepemilikan, membuat Anfield Gank babak belur.
 
Harapan sempat mencuat saat Roy Hodgson maju sebagai suksesor Rafa Benitez, namun kenyataannya Liverpool sempat terperosok ke jurang degradasi di awal musim, sehingga fans ramai-ramai menuntut Hodgson segera angkat kaki. Posisinya kemudian digantikan Kenny Dalglish. Di bawah Kenny, Gerrard dkk mulai bangkit meski akhirnya hanya bisa memperbaiki satu peringkat dari pencapaian musim sebelumnya.
 
King Kenny memulai langkahnya di Premier League saat kalah dari Blackpool 2-1 pada 13 Januari dan menutup kampanye Liverpool 2010-2011 juga dengan kekalahan 1-0 dari Aston Villa. Tapi setidaknya catatannya lebih bagus dari Hodgson. Dia menorehkan 10 kemenangan dan sisanya lima kekalahan dan tiga kali imbang. Dari 20 pertandingan yang dilalui Hodgson, Liverpool hanya mampu merebut poin sempurna sebanyak tujuh kali. Sisanya sembilan kali kalah, dan empat kali seri.
 
Titik terang kebangkitan The Reds musim depan juga dibawa tiga rekrutan anyar, gelandang Charlie Adam (Blackpool), Jordan Anderson (Sunderland) dan pemain sayap Stewart Downing (Aston Villa). Situasi baru ini membawa aura positif bagi Kuyt untuk meyakini masa depan Liverpool lebih cerah.
 
“Cara kami bermain, terutama di paruh kedua musim, cukup menjanjikan… Beberapa pemain baru datang dan ini sangat positif sehingga semua orang ingin bekerja lebih keras di banding musim kemarin,” kata Kuyt.