Friday, July 22, 2011

Wayne Rooney Lebih Perhitungkan Liverpool

Wayne Rooney

Striker Manchester United Wayne Rooney memperhitungkan Liverpool sebagai pesaing dalam
perebutan titel Liga Primer Inggris. Menurutnya Liverpool berambisi meraih gelar juara 
setelah gagal di era Rafael Benitez dan Roy Hodgson. 

Liverpool yang kini ditangani Kenny Dalglish telah memperkuat skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain. Sebut saja Stewart Downing dan Charlie Adams. Mereka juga memboyong kiper Alexander Doni dan membawa pulang Alberto Aquilani. 

"Liverpool akan menjadi penantang dalam perebutan titel juara. Mereka melakukan perekrutan
pemain bagus selama ditangani Kenny Dalglish," kata Rooney. 

"Mereka membeli pemain Inggris. Saya yakin mereka akan berusaha lebih keras dan siap bertarung," tambah striker yang direkrut United dari klub rival Liverpool satu kota, Everton. 

Hanya, Rooney memperkirakan pesaing United tidak hanya dari Liverpool. Rooney juga menyebut Chelsea dan Arsenal sebagai rival utama the Red Devils. 

"Mereka optimistis memiliki kesempatan untuk memenangkan titel juara. Ancaman utama dari 
Chelsea, Liverpool, Arsenal dan Manchester City. Salah satu di antara mereka dan kami akan 
bertarung memperebutkan titel juara," jelasnya.

Agen Pastikan Aquilani Bertahan di Liverpool

Alberto Aquilani

Agen Alberto Aquilani, Franco Zavaglia meluruskan segala pemberitaan tentang kliennya yang makin simpang siur. Dengan tegas dia menyatakan kalau bekas punggawa AS Roma tersebut tidak akan hengkang dari Liverpool pada musim baru ini.

“Aquilani dipastikan bertahan. Dia sudah pulih dari masalah engkel, sempat kembali ke timnas Italia dan sekarang sangat siap menghadapi persaingan di Premier League,” cetus Zavaglia.

“Dia sekarang sedang mengikuti latihan pra-musim dan selalu tampil pada laga ujicoba,” sambungnya seperti dikutip Football Italia, Jumat (22/7/2011).

Belakangan ini kabar yang beradar tentang Aquilani menyebut dia tidak betah di Liverpool. Pemain yang dipinjamkan ke Juventus di musim lalu ingin pulang ke Italia dan kembali melanjutkan kerier di Serie A.

Sejauh ini klub yang disebut-sebut paling dekat dengan pemain 27 tahun adalah Fiorentina. La Viola, julukan Fiorentina, bersedia memboyongnya dengan membayar mahar sebesar 12 juta euro.

Sempat mencuat kabar kalau tim besutan Sinisa Mihajlovic masih ragu meminang Aquilani karena standar gajinya yang terlalu tinggi. Namun problem tersebut kemungkinan bisa ditangani kerena sang pemain bersedia dipangkas pendapatannya asalkan bisa bergabung ke salah satu klub asal Italia. 

Thursday, July 21, 2011

Lupakan Top Skorer, Trofi Juara Bidikan Utama Suarez

Luis Suarez

Dengan tiga gol yang sudah dibuat Luis Suarez berada di posisi terdepan untuk memenangi titel top skorer Copa America 2011. Sang striker tak mau memikirkan sepatu emas karena fokusnya adalah mengantar La Celeste Jadi juara.

Tiga gol yang dibuat Suarez sepanjang gelaran Copa America seluruhnya dia buat ke gawang Peru. Yang pertama datang di fase grup sementara dua lainnya tercipta di babak semifinal.

Dengan tiga gol itu Suarez kini berdiri di puncak daftar pencetak gol bersama pemain depan Argentina Sergio Aguero. Namun mengingat Tango sudah terdepak di babak perempatfinal, titel pemain tersubur hampir bisa dipastikan jadi miliki striker Liverpool itu.

Apalagi hingga kini tidak ada pemain Paraguay yang sudah mencetak lebih dari satu gol. Itu artinya lima pemain Paraguay yang masing-masing sudah melesakkan satu gol butuh tambahan tiga gol lagi untuk melampaui apa yang sudah dibuat Suarez dalam laga final akhir pekan ini.

Tapi membawa sepatu emas pulang ke Uruguay sama sekali tak mau dipikirkan Suarez. Yang terpenting buatnya adalah kesatuan tim, dan dalam hal ini adalah merebut titel juara.

"Menjadi top skorer bukan hal yang penting buat saya - masalah terbesar adalah mimpi bersama tim ini untuk memenangi Copa. Hal-hal pribadi adalah urusan kedua," tegas Suarez di AFP.

Keberhasilan jadi juara Copa America akan mengantar Uruguay jadi tim paling sukses di kejuaraan tersebut. Saat ini Uruguay dan Argentina sama-sama telah mengumpulkan 14 titel.

"Kami tidak akan melupakan titel itu tapi kami memikirkan soal saat ini, tetantang bagaimana cara untuk menang. Uruguay tak akan membuang waktu dengan merayakan sukses di masa lalu dan titel yang sempat dimenangi," lanjut Suarez.