Monday, July 25, 2011

Suarez Bicara Mimpi Liverpool

Luis Suarez

Luis Suarez angkat bicara soal kiprah Liverpool di Premier League musim depan. Dengan zona Liga Champions sebagai target utama, The Reds juga tetap punya mimpi jadi kampiun.

Dalam dua musim terakhir, Liverpool terlempar dari zona empat besar. Setelah finis di posisi ketujuh pada musim 2009/20010, musim lalu mereka bertengger di urutan keenam.

The Kop menyambut musim depan dengan optimisme tinggi. Mereka sudah menggelontorkan dana puluhan juta pounds untuk mendatangkan Charlie Adam, Jordan Henderson, dan Stewart Downing.

Lalu, apa target skuad asuhan Kenny Dalglish musim depan? Kembali ke Liga Champions adalah incaran utama. Tapi, kalau bisa juara, itu akan jadi bonus buat mereka.

"Kami punya kemampuan dan saya pikir Liverpool tentunya harus bertujuan finis di antara zona Liga Champions. Lalu selalu ada mimpi, mimpi kecil, tentang benar-benar memenangi Premier League," ungkap Suarez kepada Daily Star Sunday.

"Di Liverpool kami selalu bermimpi menjadi juara Premier League," tegas penyerang Uruguay ini.

Klub sekota Everton ini memang sudah lama sekali tak jadi juara. Terakhir kali mereka juara adalah pada musim 1989/1990, saat Liga Inggris masih memakai format lama.

"Kami tahu, tentu, itu adalah liga yang sangat sulit untuk dimenangi dan sangat kompetitif. Banyak tim yang ingin jadi juara," sambung Suarez.

"Tapi, kami sekarang punya skuad yang berkualitas. Kami memercayai manajer kami dan kami juga saling percaya satu sama lain sebagai rekan setim. Kami percaya diri soal itu," katanya.

"Mungkin tidak bermain di Liga Europa tahun ini akan banyak membantu kami. Kami akan bisa fokus ke liga dan mencapai posisi setinggi mungkin di klasemen," simpul dia.

Suarez: Banyak Klub Ingin Juara Liga Inggris

Luis Suarez

Liverpool musim lalu seolah kehilangan tajinya. The Reds secara mengejutkan mengakhiri kompetisi Liga Inggris berada di posisi enam klasemen.

Padahal, sejumlah pemain kelas wahid dan manajer baru telah menangani Liverpool. Tapi, hasilnya belum maksimal.

Striker Luis Suarez misalnya, pemain asal Uruguay ini didatangkan dalam bursa transfer musim lalu. Namun, kehadirannya belum bisa mengangkat prestasi Liverpool.

Tapi, menghadapi musim depan Liverpool mulai menatap asa. Meski mengawali laga pra musim dengan kurang menyakinkan, Suarez yakin Liverpool akan bangkit.

"Di Liverpool, kami selalu bermimpi untuk menjadi juara Liga Inggris," kata Suarez seperti dilansir dari Tribal Football.

"Kami tahu, bahwa kompetisi Liga Inggris sangat sulit untuk menang karena kompetisi ini sangat kompetitif. Ada banyak tim yang ingin juara," tambah Suarez.

Suarez menyakinkan, Liverpool sekarang sudah berubah. Apalagi, sekarang punya nakhoda baru, Kenny Dalglish.

"Kami sekarang mempunyai skuad yang berkualitas. Kami percaya kepada manajer kami dan kami saling percaya antar rekan satu tim. Kami yakin tentang itu," tegasnya.

Untuk itu, musim depan Liverpool harus berjuang agar mendapatkan tempat di Liga Champions. "Musim ini tidak bermain di Europa League. Dan ini tentu akan membantu kami untuk fokus pada Liga Inggris," terangnya.

Sunday, July 24, 2011

Liverpool Dipermalukan Hull 0-3

Liverpool 0 -3 Hull City

Tiga pemain baru Liverpool melakukan debut dalam lanjutan laga ujicoba pra musim. Malang buat mereka,The Reds justru menelan kekalahan memalukan dengan skor 0-3 atas Hull City.

Setelah menuntaskan tur ke Asia, Liverpool melanjutkan rangkaian pertandingan ujicobanya menghadapi sesama klub Inggris, Hull City. Dalam laga yang dilangsungkan di KC Stadium, Sabtu (23/7/2011) tersebut Stewart Downing, Jordan Henderson dan kiper Alexander Doni dapat kesempatan melakukan debut.

Namun The Reds justru dapat hasil tak terduga. Di kandang klub Divisi Championship tersebut skuad besutan Kenny Dalglish menyerah dengan skor mencolok 0-3.

Robert Brady membuka keunggulan Hull saat laga masuk menit 21. Sebelum turun minum tuan rumah mampu menggandakan keunggulan melalui Robert Koren.

Di babak kedua, tepatnya menit 59 Jay Simpson menambah keunggulan Hull City. Skor 3-0 tersebut bertahan hingga laga tuntas.

Ini menjadi kekalahan pertama Liverpool sepanjang musim panas 2011 setelah sebelumnya 4-3 atas Guangdong Sunray Cave dan unggul 3-6 atas Malaysia XI.