Stewart Downing boleh saja berharga 20 juta poundsterling. Namun, bukan berarti Downing otomatis selalu dimainkan oleh Kenny Dalglish.
Dalglish tidak menilai pemain dari harganya, setidaknya demikianlah pendapat yang diucapkan oleh Downing sendiri. Mantan gelandang Aston Villa itu sendiri juga pernah mengaku bahwa dirinya tak terpengaruh dengan harga mahal yang melabeli dirinya.
"Saya tak berpikir bahwa uang yang sudah dibayarkan Liverpool untuk saya akan berarti apa-apa untuk Kenny," ujarnya di Guardian.
"Hal itu tak akan memengaruhi pemikirannya. Dia melihat pemain yang dia inginkan berdasarkan posisinya dan dia tak terganggu dengan label harga."
"Jika Anda tidak tampil baik, Anda tidak akan berada di dalam tim meski Anda berharga 20 juta pounds atau 15 juta pounds," tukasnya.
Situasi seperti itu disebut Downing menjadikan atmosfer Liverpool kini dipenuhi semangat. Ia pun optimistis The Reds bisa tampil lebih baik musim ini.
"Ada semangat yang menyelimuti tempat ini, pemilik klub sudah berinvestasi untuk tim dan saya merasa tim ini akan naik ke level yang berbeda lagi."
"Saya pikir, saya bisa melangkah maju. Saya senang berada di sini dan semoga saya bisa menjadi bagian dari sebuah tim yang sukses."
 |
| Jordan Henderson |
Gelandang muda Liverpool, Jordan Henderson menolak bila dirinya dijadikan penerus Steven Gerrard. Walau mengakui banyak belajar dari kapten timnya tersebut, Henderson lebih memilih menjadi diri sendiri tanpa mengikuti jejak siapapun.
Gelandang muda yang baru berusia 21 tahun ini digaet dari Sunderland dengan banderol 16 juta Poundsterling di bulan Juni lalu. Banyak pihak yang menganggap Henderson cocok untuk menjadi pengganti Steven Gerrard di Liverpool kelak, namun ternyata dirinya tidak suka akan hal ini, walau mengaku perlu banyak belajar dari sosok Gerrard.
“Steven adalah pemain hebat yang telah lama berada di klub ini, jadi jelas banyak dari kita akan belajar darinya, dan masih banyak pemain bagus lain di sini yang saya yakin perlu untuk dipelajari. Hebat bisa berada di sekitar mereka, belajar tiap hari dan manajer serta staf kepelatihan selalu membantu kita dengan baik,” ujar Henderson dilansir dari Goal, Jumat (5/8/2011).
“Steven adalah pemain besar dan telah seperti itu sejak lama karena dia adalah salah satu yang terbaik di dunia, tetapi saya hanya ingin menjadi diri sendiri. Saya tidak ingin mengikuti jejak siapapun,” imbuhnya.
Henderson tentu memiliki alasan tersendiri untuk tidak ingin mengikuti jejak hebat yang ditorehkan Steven Gerrard. Ternyata baginya yang terpenting adalah berkonsentrasi dan membuat pencapaian tersendiri dengan belajar dari para pemain hebat di Liverpool yang ada sekarang ini.
“Saya belajar banyak dari Steven karena dia adalah pemain hebat. Ada banyak pemain hebat lainnya di sini yang bisa saya pelajari, tetapi saya tidak berpikir untuk mengikuti jejak siapapun, terutama Steven. Saya perlu berkonsentrasi pada apa yang saya lakukan dan mencapai (sasaran) disini dan semoga itu bisa terjadi,” tandasnya.
 |
| Stewart Downing |
Stewart Downing telah berjanji untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya bersama Liverpool. Ryan Giggs dan Cristiano Ronaldo pun jadi acuan dirinya untuk bermain maksimal.
Giggs dan Ronaldo adalah dua pemain yang sama-sama berposisi sebagai winger seperti dirinya. Downing menyebut keduanya tampil sangat konsisten selama bertahun-tahun.
Tak hanya memberikan umpan, dua pemain yang memperkuat dan pernah memperkuat Manchester United itu juga kerap mencetak gol. Downing pun siap melakukan hal yang sama.
"Winger-winger top selalu bermain bagus sebagai sebuah kebiasaan. Ketika Anda melihat Ronaldo dan Giggs selama bertahun-tahun, mereka bermain sangat konsisten. Itulah yang ingin saya lakukan," ujarnya diESPN Star.
"Entah manajer memainkan lebih melebar atau di posisi berbeda lainnya, saya hanya ingin tampil baik, membuat gol ataupun menciptakan peluang untuk pemain-pemain depan," lanjutnya.
Sebelum ini, Downing juga mengatakan bahwa dirinya tak terbebani dengan harga 20 juta poundsterling yang dikeluarkan Liverpool untuk membelinya.