 |
| Carroll - Kelly - Adam |
Tur pra musim yang biasa dilakukan klub-klub Eropa khususnya ke kawasan Asia kerap dinilai bermotif ekonomi saja. Tapi dalam turnya ke dua kota di 'Benua Kuning', Liverpool menganggap itu sebagai salah satu hal krusial untuk persiapan menyambut musim baru.
Begitulah yang dikatakan oleh asisten manajer Liverpool, Steve Clarke, dalam jumpa pers yang juga dihadiri detiksport, usai pertandingan antara The Reds kontra Malaysia XI di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (16/7/2011) malam waktu setempat, yang dimenangi dengan skor 6-3.
Meski secara kualitas kedua tim berbeda jauh, tapi Malaysia tak takut untuk menerapkan permainan terbuka dan beberapa kali merepotkan pertahanan klub Inggris itu.
Ditambah permainnya agak longgar, Liverpool mesti kebobolan tiga gol lagi, seperti saat mereka menang 4-3 dari klub lokal Guangzhou Rabu kemarin. Total sudah enam gol yang masuk ke jala Liverpool dalam dua laga tur Asianya.
Hal ini tentunya bukan sinyalemen yang baik bagi 'Si Merah' yang terlihat lebih sibuk membenahi lini tengah ketimbang lini yang satu itu. Tapi bagi Clarke, performa Jamie Carragher cs di area pertahanan memang belum optimal karena mereka baru kembali dari masa liburan.
"Kami senang karena kami bisa mencetak enam gol. Kami juga kecewa karena kami kebobolan tiga gol- walaupun salah satunya terlihat offside," ucap Clarke.
"Ini adalah latihan yang bagus, Kami mendapat kembali tingkat kebugaran kami dan itulah hal yang ingin Anda lakukan di masa seperti ini, Kami punya banyak hal penting yang harus diperbaiki, namun kami juga bisa mengambil sisi positifnya. Tur ini penting untuk persiapan kami menghadapi musim yang baru," sambungnya.
Lini tengah memang sepertinya tidak begitu bermasalah dengan stok gelandang yang dimiliki saat ini. Saat buntu di paruh pertama, sejumlah pergantian dilakukan dan hasilnya Liverpool tampil lebih menggigit. Lini yang mana di babak pertama diatur oleh seorang Charlie Adam yang membuat gol pertama bersama klub barunya.
"Dia tampil baik. Dia menunjukkan composure yang bagus. Kami tahu masih banyak yang bisa diperlihatkan dari para pemain dan Charlie Adam salah satu yang akan meningkat dalam pra musim ini," tukas Clarke.
Satu pekerjaan rumah lain buat manajer Kenny Dalglish adalah Alberto Aquilani, yang baru kembali dari masa peminjamannya. Ia bermain baik dalam dalam dua laga tur di Asia, khususnya di babak kedua laga kontra Malaysia XI. Di jejaring sosial Twitter dan juga Guardian, nama Aquilani banyak diperbincangkan dan ada yang menyebut "He's the boss!" yang mana maknanya Aquilani adalah jenderal lini tengah.
Tentu itu akan menambah beban tugas 'King Kenny' untuk meramu taktik terbaik untuk timnya meski dari sisi lain, Liverpool punya kedalaman skuad yang bagus untuk bersaing di papan atas dan merebut trofi musim depan.
 |
| Perez - Suarez |
Pertarungan melawan Argentina dini hari tadi merupakan salah satu laga yang spesial bagi Luis Suarez dkk. Terlebih yang mereka kandaskan merupakan tim tuan rumah dan mengalahkan tim tuan rumah akan selalu mereka kenang sebagai memori terbaik.
Uruguay diketahui baru saja sukses menumbangkan Argentina di depan ribuan pendukung Tim Tangolewat drama ‘tos-tosan’ yang dimenangkan Uruguay 5-4 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Suarez sendiri menjadi salah satu algojo yang sukses menggetarkan gawang Argentina yang dijaga Sergio Romero. Kemenangan ini membawa mereka ke babak semifinal sekaligus mengecewakan publik tuan rumah yang hampir dua dekade puasa gelar Copa America.
Kemenangan ini sekaligus mengingatkan mereka akan spesialnya unjuk supremasi atas tuan rumah seperti yang Uruguay lakukan pada Copa America 1950 lalu dimana Uruguay memupuskan tuan rumah Brasil 2-1 di laga final yang digelar di Maracana. Bahkan rakyat Brasil sempat menyebut laga final tersebut sebagai Maracazo atau bencana Maracana.
Kemenangan Uruguay pada 61 tahun silam membuat publik Brasil kecewa berat, sampai-sampai sang penjaga mistar Brasil, Moacir Barbossa ‘terpidana’ seumur hidup oleh segenap rakyat Brasil.
Kembali ke Copa, saat ini merupakan kenangan manis bagi Suarez yang bangga dapat mengecewakan publik Argentina dengan menggagalkan harapan mereka untuk meraih Copa America yang telah lama mereka dambakan.
“16 Juli (17 Juli, zona waktu Asia Tenggara) merupakan tanggal yang bersejarah dan kami membicarakan hal itu dan kami juga ingin mencetak sejarah,” tutur Suarez selepas pertandingan.
“Kemenangan ini merupakan momen yang luar biasa. Saya yakin kami layak akan kemenangan ini karena Diego Perez dikartumerahkan wasit dan kini keadilan telah ditegakkan,” cetusnya sebagaimana dilansir Goal, Minggu (17/7/2011).
Suarez juga tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada para pendukung Uruguay yang datang menyeberang ke Argentina untuk mendukung skuad asuhan Oscar Tabarez tersebut.
“Kami tahu laga melawan tuan rumah akan selalu sulit karena seluruh isi stadion juga melawan kami, tapi kami berterima kasih pada para fans dan keluarga yang datang untuk mendukung kami,” pungkas bomber milik Liverpool ini.
 |
| Charlie Adam |
Meski terjadi di laga pemanasan, Charlie Adam senang bisa mengukir gol perdana untuk Liverpool.
Gol tersebut terjadi pada menit ke-27 saat menghadapi tuan rumah Malaysia di stadion Nasional, Bukit Jalil, Sabtu (16/7) sore. Pelanggaran terhadap Andy Carroll di area terlarang menyebabkan hukuman penalti dan Adam maju sebagai eksekutor.
Eksekusi pertama melesak mulus ke dalam gawang Malaysia, tapi harus diulang karena ada pemain Liverpool yang bergerak mendahului sepakan Adam. Tanpa merasa gugup, Adam kembali mengeksekusi penalti untuk kali kedua dan lagi-lagi kiper terkecoh.
"Tentu saja saya senang bisa ikut mencetak gol," ujar Adam usai pertandingan.
"Penampilan selalu menjadi hal terpenting. Saya beruntung karena Carroll mau menyerahkan tugas mengeksekusi penalti kepada saya. Dia begitu baik mau melakukannya."
"Itu merupakan kesempatan pertama saya untuk mencetak gol. Saya senang. Tapi saya lebih suka lagi jika bisa mencetak gol di Liga Primer Inggris bukan saat eksebisi."
Liverpool melibas Malaysia 6-3 pada pertandingan tersebut.