Friday, August 5, 2011

Henderson Tolak Ikuti Jejak Gerrard

Jordan Henderson

Gelandang muda Liverpool, Jordan Henderson menolak bila dirinya dijadikan penerus Steven Gerrard. Walau mengakui banyak belajar dari kapten timnya tersebut, Henderson lebih memilih menjadi diri sendiri tanpa mengikuti jejak siapapun.

Gelandang muda yang baru berusia 21 tahun ini digaet dari Sunderland dengan banderol 16 juta Poundsterling di bulan Juni lalu. Banyak pihak yang menganggap Henderson cocok untuk menjadi pengganti Steven Gerrard di Liverpool kelak, namun ternyata dirinya tidak suka akan hal ini, walau mengaku perlu banyak belajar dari sosok Gerrard.

“Steven adalah pemain hebat yang telah lama berada di klub ini, jadi jelas banyak dari kita akan belajar darinya, dan masih banyak pemain bagus lain di sini yang saya yakin perlu untuk dipelajari. Hebat bisa berada di sekitar mereka, belajar tiap hari dan manajer serta staf kepelatihan selalu membantu kita dengan baik,” ujar Henderson dilansir dari Goal, Jumat (5/8/2011).

“Steven adalah pemain besar dan telah seperti itu sejak lama karena dia adalah salah satu yang terbaik di dunia, tetapi saya hanya ingin menjadi diri sendiri. Saya tidak ingin mengikuti jejak siapapun,” imbuhnya.

Henderson tentu memiliki alasan tersendiri untuk tidak ingin mengikuti jejak hebat yang ditorehkan Steven Gerrard. Ternyata baginya yang terpenting adalah berkonsentrasi dan membuat pencapaian tersendiri dengan belajar dari para pemain hebat di Liverpool yang ada sekarang ini.

“Saya belajar banyak dari Steven karena dia adalah pemain hebat. Ada banyak pemain hebat lainnya di sini yang bisa saya pelajari, tetapi saya tidak berpikir untuk mengikuti jejak siapapun, terutama Steven. Saya perlu berkonsentrasi pada apa yang saya lakukan dan mencapai (sasaran) disini dan semoga itu bisa terjadi,” tandasnya.

Downing Ingin Seperti Giggs dan Ronaldo

Stewart Downing

Stewart Downing telah berjanji untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya bersama Liverpool. Ryan Giggs dan Cristiano Ronaldo pun jadi acuan dirinya untuk bermain maksimal.

Giggs dan Ronaldo adalah dua pemain yang sama-sama berposisi sebagai winger seperti dirinya. Downing menyebut keduanya tampil sangat konsisten selama bertahun-tahun.

Tak hanya memberikan umpan, dua pemain yang memperkuat dan pernah memperkuat Manchester United itu juga kerap mencetak gol. Downing pun siap melakukan hal yang sama.

"Winger-winger top selalu bermain bagus sebagai sebuah kebiasaan. Ketika Anda melihat Ronaldo dan Giggs selama bertahun-tahun, mereka bermain sangat konsisten. Itulah yang ingin saya lakukan," ujarnya diESPN Star.

"Entah manajer memainkan lebih melebar atau di posisi berbeda lainnya, saya hanya ingin tampil baik, membuat gol ataupun menciptakan peluang untuk pemain-pemain depan," lanjutnya.

Sebelum ini, Downing juga mengatakan bahwa dirinya tak terbebani dengan harga 20 juta poundsterling yang dikeluarkan Liverpool untuk membelinya.

Thursday, August 4, 2011

Geliat 'Si Merah' di Bursa Transfer Puaskan Dalglish

Henderson, Adam, Dalglish, Doni, Downing


Liverpool di musim panas ini cukup aktif berbelanja pemain-pemain baru. Hal yang mana mengundang apresiasi dari Kenny Dalglish kepada ownerbaru, John W Henry.

Tak seperti beberapa musim sebelumnya saat masih dipegang Tom Hicks dan George Gillet, Liverpool sepertinya kali ini tak mengalami kesulitan dana untuk mendatangkan pemain. Hal yang mungkin jadi penghalang hanyalah mereka tak bermain di kompetisi Eropa.

Namun sejauh ini mereka sudah mendatangkan empat pemain yakni Jordan Henderson, Charlie Adam, Stewart Downing dan Alexandre Doni. Total pembelanjaan sudah mencapai sekitar 50 juta poundsterling dan Liverpool baru menjual Paul Konchesky serta Milan Jovanovic.

Langkah Liverpool tak akan berhenti di situ saja sebab mereka diprediksi beberapa pemain, akan didatangkan untuk memperkuat lini belakang. Di antaranya Jose Enrique, Alvaro Pereira, Marcel Jansen, Gary Cahill dan Diego Godin.

Bursa transfer yang akan berakhir 31 Agustus besok akan jadi jawaban siapa pemain baru yang akan diboyong ke Anfield. Namun apa yang sudah dilakukan pemilik klub sejauh ini nyatanya memuaskan Dalglish.

Dengan komitmen penuh dari Henry dan Fenway Sports Group (FSG), Liverpool akan dapat suntikan moral demi bangkit kembali musim depan.

"Kami bersikap dengan penuh tanggung jawab di bursa transfer dan begitupun ke pemilik kami yang kami respek karena telah dengan fantastis mendukung secara finansial selama jendela transfer," puji Dalglish di Guardian.

"Jika ada pemilik yang lebih baik yang mana mendukung penuh seperti John Henry, lalu mereka telah melakukan suatu hal yang sangat baik pada diri mereka karena dukungan mereka sangat fantastis," sambungnya.

"Sangat impresif jika mereka tidak ragu mengeluarkan uang untuk pemain yang kami minta. Hal yang terpenting bagi kami adalah mendapatkan pemain dan membawa pemain bagus ke sini," tuntas pria asal Skotlandia.