Sunday, August 7, 2011

Ngog Ingin Segera Hengkang dari Liverpool

David N'Gog David N'Gog of Liverpool controls the ball during the pre-season friendly match between Guangdong Sunray Cave and Liverpool at Guangdong Provincial People's Stadium on July 13, 2011 in Guangzhou, China.
David Ngog
Penyerang muda David Ngog memohon agar Liverpool menjualnya ke Bolton Wanderers sebelum musim baru Premier League bergulir. Pemain asal Prancis itu bahkan rela bayarannya dipotong asal diberi izin meninggalkan The Reds.

Ngog menganggap karirnya di Liverpool semakin sulit berkembang. Pasalnya, pelatih Kenny Dalglish jarang memeberinya kesempatan untuk tampil. Ngog merasa dirinya hanya menjadi pelapis bagi Luis Suarez and Andy Carroll.

Seperti dilansir People.co.uk, Ngog menilai dirinya punya peluang untuk berkembang bersama Bolton Wanderers. Pemain berusia 22 tahun itu percaya bersama pelatih Owen Coyle, dirinya akan kembali ke jalur yang benar.

Ngog ingin proses kepindahannya segera diwujudkan. Pasalnya, Bolton tengah mendekati striker Birmingham City, Cameron Jerome. Apalagi The Trotters kabarnya telah bersedia memboyong pemain berusia 24 tahun itu dengan nilai transfer 3 juta poundsterling plus biaya tambahan lainnya.

David Ngog bergabung dengan Liverpool sejak 2008 lalu. Sebelumnya, Ngog bermain untuk tim Paris Saint-German. Bersama Liverpool, striker berpostur 190 cm itu sudah bertanding sebanyak 61 kali dengan koleksi 9 gol.

Carragher: Suarez Telah Gantikan Torres

Luis Suarez

Kepindahan Fernando Torres ke Chelsea jelas membuat pendukung Liverpool sedih sekaligus berang. Namun, Luis Suarez kini telah muncul menjadi idola baru publik Anfield.

Torres langsung menarik hati fans Liverpool setelah kedatangannya pada 2007 lalu. Selama tiga setengah musim, Torres telah mencetak 81 gol dalam 142 laga dengan 33 gol di antaranya dibuat di musim debutnya.

Namun jeda musim 2010-11, Torres akhirnya hengkang ke rival timnya, Chelsea. Keputusan ini sontak membuat para Liverpudlian geram dan tak jarang El Nino dilabeli pengkhianat.

Kepergian Torres lantas ditambal dengan kehadiran Luis Suarez. Bomber Uruguay ini mampu menunjukkan penampilan impresif dengan torehan empat gol dan tiga assist dalam 13 pertandingan.

Suarez menjadi pemain kunci negaranya dalam memenangi titel juara Copa America 2011, buktinya dia terpilih sebagai pemain terbaik turnamen tersebut. Dengan duetnya Andy Carroll, performa Suarez diyakini akan "meledak" di musim depan.

Dalam wawancaranya dengan Mirror, Jamie Carragher mengatakan bahwa kehadiran Suarez menunjukkan tidak ada pemain yang tak bisa digantikan di Liverpool. Menurut dia, Suarez telah sukses menggantikan Torres.

"Kedatangan Suarez membuktikan bahwa di Liverpool tidak ada pemain yang tidak bisa digantikan. Bertahun-tahun lalu fans disini memikirkan hal mustahil untuk mengganti Kenny Dalglish yang mungkin pemain terhebat dalam sejarah klub. Lalu datang lah Peter Beardsley."

"Aku yakin fans yang berpikir Liverpool tak akan sukses tanpa Torres telah mengubah pikirannya dengan cepat setelah melihat betapa bagusnya Suarez," lanjut bek veteran Inggris itu.

"Pemain datang dan pergi, tapi klub harus terus berlanjut. Selalu demikian. Aku mengharapkan Torres yang terbaik buatnya. Aku tahu dia telah membuat fans marah dengan caranya pergi tapi itu karena fans sudah terlanjur sangat mencintainya."

Carragher mengaku cukup menyesalkan kepergian Torres yang dinilainya terlalu cepat. Ia menilai Kenny Dalgish akan membuatnya semakin hebat.

"Aku sebetulnya ingin Torres merasakan kerja sama dengan bos (Dalglish) sebelum memutuskan pindah. Aku pikir dia akan senang bermain di bawah asuhan Dalglish karena dia tahu bagaimana mempertajam seorang penyerang," pungkas Carra.

Taklukkan Valencia, Kenny Dalglish Puas

Kenny Dalglish

Pelatih Liverpool Kenny Dalglish merasa sangat puas dengan kemenangan yang diraih anak asuhnya atas Valencia di laga persahabatan.

Seperti yang diketahui, Liverpool menaklukkan Valencia dengan skor 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Andy Carroll dan Dirk Kuyt. Kemenangan mereka, membuat Dalglish memuji habis-habisan penampilan anak asuhnya tersebut.


"Saya pikir para pemain pantas mendapatkan penghargaan yang luar biasa atas apa yang mereka kerjakan di sana. Mereka bekerja sangat keras setiap pekan untuk dapat bekerja sama dengan baik. Mereka mendapatkan hadiah atas apa yang mereka lakukan di sesi latihan dengan tidak kebobolan dan yang lebih membuat kami puas adalah kami mencetak dua gol," ujar Dalglish usai pertandingan.

"Kami sangat puas dengan semuanya dan kami juga puas dengan sikap dan komitmen mereka. Menang menghadapi lawan yang berkualitas tidak akan merugikan kami."